Hobimotor.com – Saat memilih sepeda motor, banyak orang biasanya fokus pada desain, kapasitas mesin, atau konsumsi bahan bakar. Padahal, sistem pengereman juga punya peran penting untuk keselamatan saat berkendara. Salah satu hal yang sering jadi pertimbangan adalah Bedanya Motor ABS dan Non ABS.
Meski terlihat mirip dari luar, keduanya memiliki cara kerja dan tingkat keamanan yang berbeda. Nah, supaya Anda tidak salah pilih, yuk pahami Bedanya Motor ABS dan Non ABS secara lengkap di bawah ini.
Cara Kerja Motor ABS dan Non ABS
Sebelum membeli motor, penting untuk memahami bagaimana sistem pengereman bekerja. Dengan mengetahui cara kerjanya, Anda bisa menentukan jenis motor yang paling sesuai dengan kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh. Motor ABS atau Anti-lock Braking System bekerja dengan bantuan sensor yang mengatur tekanan rem secara otomatis.
Saat pengendara melakukan pengereman mendadak, sistem akan mencegah roda terkunci sehingga motor tetap stabil dan mudah dikendalikan. Teknologi ini sangat membantu ketika jalan licin atau saat hujan turun. Sementara itu, motor non ABS menggunakan sistem pengereman manual tanpa bantuan sensor elektronik. Ketika rem ditekan terlalu keras, roda bisa terkunci dan membuat motor tergelincir.
Karena itu, pengendara harus lebih berhati-hati saat melakukan pengereman mendadak di kecepatan tinggi. Dari sisi keamanan, bedanya motor abs dan non abs memang cukup terasa, terutama bagi pengendara pemula. Motor ABS memberikan kontrol lebih baik saat kondisi darurat. Sedangkan motor non ABS lebih mengandalkan kemampuan dan refleks pengendara ketika mengerem.
Perbedaan Komponen pada Motor ABS dan Non ABS
Selain cara kerja, perbedaan lain juga terlihat dari komponen yang digunakan. Sistem ABS memiliki susunan perangkat yang lebih kompleks dibandingkan motor non ABS biasa. Motor ABS dilengkapi sensor kecepatan roda, modul kontrol ABS, hingga unit hidrolik yang bertugas mengatur tekanan rem. Semua komponen tersebut bekerja secara otomatis untuk menjaga roda tetap berputar saat pengereman mendadak terjadi.
Itulah sebabnya sistem ABS dianggap lebih modern dan canggih. Di sisi lain, motor non ABS memiliki komponen yang lebih sederhana. Sistem pengeremannya hanya mengandalkan cakram, kampas rem, dan tekanan manual dari pengendara. Karena komponennya lebih sedikit, perawatan motor non ABS biasanya lebih mudah dilakukan.
Melihat dari komponen penyusunnya, bedanya motor abs dan non abs cukup memengaruhi performa pengereman. Motor ABS memang lebih rumit, tetapi memberikan tingkat keselamatan yang lebih tinggi. Sedangkan motor non ABS cocok bagi Anda yang menginginkan sistem sederhana dan biaya perawatan lebih ringan.
Biaya, Perawatan, dan Kenyamanan Berkendara
Banyak orang mempertimbangkan harga sebelum membeli motor. Hal ini wajar karena sistem pengereman ABS biasanya membuat harga kendaraan menjadi lebih mahal dibandingkan versi non ABS. Motor ABS memiliki harga lebih tinggi karena menggunakan teknologi tambahan dan sensor elektronik. Selain itu, biaya servis juga cenderung lebih mahal karena pemeriksaan sistem ABS harus dilakukan secara rutin agar tetap bekerja optimal.
Namun, biaya tersebut sebanding dengan keamanan yang didapatkan. Sebaliknya, motor non ABS lebih ramah di kantong. Harga motor umumnya lebih murah dan proses perawatannya lebih sederhana. Bengkel biasa pun umumnya sudah mampu menangani perawatan rem non ABS tanpa alat khusus.
Walau begitu, kenyamanan berkendara tetap menjadi faktor penting. Bedanya motor abs dan non abs bukan hanya soal harga, tetapi juga rasa aman saat berkendara. Jika Anda sering melewati jalan licin, padat, atau melakukan perjalanan jauh, motor ABS bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.
Baca juga: Tips Cari Bengkel Modifikasi Motor Listrik yang Nggak Bikin Kamu Zonk!
Keismpulan
Memilih sistem pengereman tergantung pada kebutuhan dan gaya berkendara Anda. Setelah memahami Bedanya Motor ABS dan Non ABS, Anda bisa menentukan motor yang paling sesuai untuk aktivitas sehari-hari. Jika mengutamakan keamanan dan kontrol saat pengereman, ABS tentu lebih unggul. Namun, bila mencari motor dengan harga terjangkau dan perawatan mudah, non ABS tetap layak dipertimbangkan.











