Ternyata ini nih Penyebab Turun Mesin Motor yang Wajib Kamu Pahami

penyebab turun mesin motor
penyebab turun mesin motor

Hobimotor.com – Ternyata, banyak pemilik motor sering kaget ketika mendengar biaya perbaikan yang tinggi, lalu mekanik berkata bahwa penyebab turun mesin motor sudah parah dan harus dibongkar total. Kondisi ini biasanya muncul tanpa tanda besar di awal sehingga banyak orang tidak sadar bahwa motornya punya masalah serius.

Padahal beberapa gejalanya bisa dirasakan, tapi sering diabaikan karena dianggap wajar. Supaya kamu tidak mengalami hal seperti ini, kamu perlu tahu apa saja faktor yang bisa membuat mesin harus turun. Yuk lanjut baca biar makin paham!

1. Oli Mesin Jarang Diganti

Oli yang sudah kotor dan mengental membuat pelumasan tidak maksimal. Bagian mesin yang saling bergesekan jadi cepat panas dan aus. Jika kondisi ini terus dibiarkan, komponen internal seperti piston, ring piston, dan dinding silinder akan rusak. Akhirnya mesin butuh turun agar semua bagian bisa diperbaiki atau diganti.

2. Overheating yang Tidak Ditangani

Mesin terlalu panas bisa terjadi karena kipas radiator rusak, air radiator habis, atau oli tidak berfungsi dengan baik. Panas berlebih membuat komponen melemah bahkan melengkung. Jika overheat sudah terjadi berkali-kali, turun mesin biasanya menjadi solusi wajib untuk memeriksa kerusakan serius di dalam blok mesin.

3. Ring Piston Aus

Ring piston berfungsi menjaga tekanan kompresi agar tetap ideal. Kalau ring piston aus, motor mulai kehilangan tenaga, boros bensin, dan oli cepat habis. Jika ausnya sudah parah, kerak bisa masuk ke ruang bakar dan merusak bagian lain. Kondisi ini hampir selalu berujung pada turun mesin.

4. Piston Baret atau Lecet

Piston yang baret biasanya terjadi karena oli telat diganti, kotor, atau kualitasnya buruk. Lecetnya piston bikin kompresi bocor dan suara mesin jadi kasar. Ketika piston sudah mengalami kerusakan cukup besar, satu-satunya cara memperbaikinya adalah dengan membuka mesin secara menyeluruh.

5. Penggunaan Bahan Bakar yang Tidak Sesuai

Bahan bakar beroktan rendah pada motor berkompresi tinggi bisa menyebabkan knocking. Ketukan ini membuat piston dan kepala silinder terbentur keras secara terus-menerus. Jika dibiarkan, komponen internal akan retak atau aus lebih cepat, dan turun mesin menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan.

6. Kebocoran Kompresi

Kebocoran kompresi biasanya disebabkan oleh klep aus, gasket kepala silinder rusak, atau dudukan klep yang tidak rapat. Motor jadi susah hidup, tenaganya hilang, dan boros bensin. Kalau kebocoran sudah tidak bisa diatasi dengan penyetelan biasa, maka turun mesin diperlukan untuk memperbaiki seluruh sistem kompresi.

7. Air Masuk ke Ruang Bakar

Masalah ini sering terjadi saat motor melewati banjir. Jika air masuk ke ruang bakar, piston tidak dapat bergerak dan mesin bisa mengalami water hammer. Dampaknya sangat fatal mulai dari stang piston bengkok hingga kerusakan total di dalam mesin. Kondisi ini hampir pasti berujung turun mesin.

8. Kebiasaan Memacu Motor Terlalu Keras

Putaran mesin yang dipaksa terus tinggi mempercepat keausan komponen internal. Mesin yang dipaksa bekerja berat tanpa perawatan yang seimbang membuat bagian seperti crankshaft, connecting rod, dan bearing cepat rusak. Jika kerusakannya sudah merambat ke banyak bagian, maka turun mesin pasti terjadi.

9. Servis Besar yang Tidak Pernah Dilakukan

Beberapa motor butuh servis besar setelah mencapai jarak tempuh tertentu. Jika servis ini selalu dilewati, banyak komponen yang seharusnya dicek justru dibiarkan sampai rusak parah. Ketika kerusakan terjadi secara menyeluruh, turun mesin jadi pilihan untuk mengembalikan performa motor.

Baca juga: Gaya Gak Harus Mahal! Ini Dia Helm BMC Touring Terbaik & Murah!

Dengan mengetahui berbagai penyebab di atas, kamu bisa lebih sadar pentingnya perawatan motor secara rutin. Jangan tunggu sampai kondisi parah baru ke bengkel, karena biaya turun mesin jelas tidak murah. Semoga artikel ini membantu kamu menghindari masalah besar pada motor dan memahami dengan jelas penyebab turun mesin motor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *